Olahraga Ringan yang Cocok untuk Work From Home | GalleTique

Olahraga Ringan yang Cocok untuk Work From Home

sport

Meluasnya penyebaran virus corona di tanah air membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Sangat dianjurkan untuk meningkatkan keamanan diri sendiri dan orang terdekat, salah satunya dengan memperbanyak berdiam di rumah. Pemerintah sendiri di awal pandemi sudah mencetuskan kebijakan WFH atau work from home. Sehingga aktivitas keluar rumah untuk bekerja di kantor dihentikan selama beberapa bulan.  

Bekerja di rumah sendiri ternyata menciptakan sejumlah problem baru, misalnya suasana yang tidak mendukung sehingga kurang produktif. Selain itu, pelaku WFH juga dihadapkan pada kondisi tubuh menjadi kurang bergerak. 

Apalagi jika memutuskan bekerja di atas kasur dan menjalankan aktivitas lainnya juga di atas kasur. Jika berlangsung lebih lama tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan, maka dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan selama WFH.  

Rekomendasi Olahraga Ringan Selama WFH  

Terdapat sejumlah olahraga yang direkomendasikan untuk dilakukan selama WFH agar tubuh tetap sehat dan bugar. Berikut adalah rekomendasi tersebut:  

  1. Yoga  

Olahraga pertama yang tergolong ringan sehingga aman dilakukan selama WFH tanpa resiko tubuh kelelahan adalah yoga. Yoga dikenal sebagai olahraga dengan gerakan yang minim resiko, khususnya untuk gerakan-gerakan sederhana. Anda bisa memanfaatkan tutorial yoga dari Youtube maupun dari media online lain untuk bisa menikmatinya di rumah.  

Yoga akan membantu mengatur pernafasan menjadi lebih lancar dan menenangkan pikiran. Sehingga saat stres melanda selama WFH karena pekerjaan semakin menumpuk. Olahraga satu ini bisa meringankan stres tersebut sekaligus mencegahnya, sehingga bisa dilakukan rutin di rumah.  

  1. Treadmill  

Olahraga kardio juga bisa dicoba selama WFH agar tubuh tetap bugar dan tidak mudah gemuk. Sebab banyak yang mengeluh mengalami kenaikan berat badan selama WFH karena terbiasa menyantap camilan sembari bekerja di depan laptop. Rutin berolahraga bahkan untuk olahraga ringan seperti jogging di treadmill bisa mencegah resiko tersebut.  

Bagaimana jika tidak punya treadmill di rumah? Maka Anda bisa mencoba jalan santai mengelilingi halaman rumah sendiri. Bisa pula jogging mengitari kompleks rumah. Supaya aman pilih waktu yang jalanan di rumah sepi agar aman dari resiko terinfeksi virus corona.  

  1. Skipping  

Opsional lainnya adalah skipping atau lompat tali, yang termasuk jenis olahraga mudah dan banyak disukai. Lompat tali bisa dilakukan dimanapun, baik di dalam ruangan maupun di halaman rumah sendiri. 

Gerakannya yang menuntut tubuh untuk melompat-lompat efektif meregangkan otot yang kaku dan membakar kalori dengan cepat. Selain itu juga bagus untuk melatih pernafasan sehingga selama WFH kebugaran tubuh tetap terjaga.  

  1. Aerobik dan Zumba  

Sebelum pandemi apakah Anda terbiasa menikmati aerobik maupun zumba? Meskipun olahraga satu ini lebih seru dilakukan dengan banyak orang, ternyata saat dilakukan sendiri di rumah selama WFH tidak kalah seru.  

Anda bisa menonton video aerobik maupun zumba di Youtube maupun media lain dan mempraktekkannya di rumah. Dijamin sukses melepas rindu datang ke studio senam sekaligus menjaga tubuh tetap bugar selama pandemi.  

  1. Menari  

Dari sekian rekomendasi di atas bisa jadi Anda tidak merasa cocok dengan semua olahraga yang disebutkan. Maka bisa mencoba menari, dengan menari maka tubuh juga melakukan gerakan yang aktif dan sama persis ketika berolahraga. Sehingga menari juga memberi manfaat serupa seperti saat melakukan olahraga, dan tentunya bisa dijadikan alternatif untuk tetap bugar selama WFH.  

Melakukan kegiatan olahraga menjadi agenda rutin yang perlu dibiasakan, baik sebelum pandemi maupun saat pandemi berlangsung dan setelahnya. Selama WFH sebaiknya lebih selektif memilih jenis olahraga agar tubuh tidak kelelahan dan memperbesar resiko terinfeksi virus corona. Jadi, silahkan mencoba salah satu atau beberapa dari rekomendasi olahraga ringan di atas.  

Tag

Tambah komentar baru

HTML terbatas

  • Tag HTML yang dibolehkan: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.